PENYAKIT KANKER
1. Pengertian Kanker
Kanker adalah penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali, menyebabkan jaringan tubuh normal rusak. Pada dasarnya, tubuh manusia terdiri dari triliunan sel yang tersebar di setiap organ dan bagian. Nantinya, sel-sel ini akan terus tumbuh dan berkembang menjadi sel baru. Karena sudah tergantikan, secara alami sel-sel yang tidak sehat, tidak berfungsi dan tua akan mati.
2. Faktor Risiko
Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko terkena kanker. Antara lain:
-
Riwayat keluarga.
-
Usia. Usia di atas 65 tahun lebih berisiko untuk mengalami kanker.
-
Kebiasaan buruk. Seperti mengonsumsi
alkohol berlebihan, merokok, paparan sinar matahari berlebihan,
obesitas, dan seks yang tidak aman.
-
Kondisi kesehatan. Beberapa kondisi kesehatan kronis, seperti ulcerative colitis juga meningkatkan risiko munculnya kanker jenis tertentu.
-
Lingkungan hidup. Bahan kimia
berbahaya seperti asbes dan benzena di rumah atau tempat kerja bisa
menjadi faktor yang meningkatkan risiko penyakit ini.
Baca Juga :Penyakit Malaria
Pengertian Kanker
Kanker
adalah penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yang
tidak terkendali, menyebabkan jaringan tubuh normal rusak. Pada
dasarnya, tubuh manusia terdiri dari triliunan sel yang tersebar di
setiap organ dan bagian. Nantinya, sel-sel ini akan terus tumbuh dan
berkembang menjadi sel baru. Karena sudah tergantikan, secara alami
sel-sel yang tidak sehat, tidak berfungsi dan tua akan mati.
Sementara
sel kanker tidak akan mati dengan sendirinya. Sel tersebut akan
memperbanyak diri hingga jumlah yang sudah tak bisa dikendalikan lagi.
Perubahan inilah yang bisa memicu munculnya sel kanker. Penyakit ini
bisa muncul pada bagian tubuh mana pun karena asalnya dari sel dalam
tubuh manusia. Hal tersebut menjawab pertanyaan mengapa kanker banyak
sekali jenisnya. Berdasarkan laporan dan riset, terdapat lebih dari 200
jenis penyakit kanker yang berbeda.
Faktor Risiko
Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko terkena kanker. Antara lain:
-
Riwayat keluarga.
-
Usia. Usia di atas 65 tahun lebih berisiko untuk mengalami kanker.
-
Kebiasaan buruk. Seperti mengonsumsi
alkohol berlebihan, merokok, paparan sinar matahari berlebihan,
obesitas, dan seks yang tidak aman.
-
Kondisi kesehatan. Beberapa kondisi kesehatan kronis, seperti ulcerative colitis juga meningkatkan risiko munculnya kanker jenis tertentu.
-
Lingkungan hidup. Bahan kimia
berbahaya seperti asbes dan benzena di rumah atau tempat kerja bisa
menjadi faktor yang meningkatkan risiko penyakit ini.
3. Penyebab Kanker
Penyebab
utama kanker adalah terjadinya perubahan (mutasi) pada gen dalam sel.
Terkandung ribuan DNA dalam gen yang memberikan instruksi pada sel agar
menjalankan fungsinya pada organ tubuh tempat sel tersebut hidup. Namun,
prosesnya belum tentu selalu sempurna. Saat pembelahan diri pada sel
terjadi, terdapat risiko sel baru dari pembelahan tersebut mengandung
gen yang rusak atau terjadi penggandaan terlalu banyak. Hal itu disebut
sebagai mutasi gen, ditandai dengan adanya perubahan struktur pada gen.
Biasanya,
mutasi gen baru akan berpotensi menimbulkan kanker jika terjadi lebih
dari lima kali dan melibatkan gen yang berbeda. Proses ini bisa
berlangsung hingga bertahun-tahun sampai sel-sel tersebut membelah diri
dan membentuk sel kanker yang cukup besar. Barulah gejala-gejalanya
mulai muncul dan sel-sel kanker tampak ketika tubuh diperiksa. Namun
pada anak-anak, kerusakan gen sudah terjadi sejak dalam kandungan atau
sejak lahir.
Secara
umum, ada dua faktor penyebab kanker yang paling sering terjadi, yaitu
faktor internal (seperti, keturunan) dan faktor eksternal (misalnya,
perubahan hormon,obesitas, kurang berolahraga, kebiasaan merokok, serta paparan radiasi, virus, dan bahan-bahan kimia).
4. Gejala Kanker
-
Muncul benjolan yang tidak lazim;
-
Perubahan pada kulit;
-
Masalah pada kelenjar getah bening;
-
Berat badan turun tanpa sebab;
-
Batuk atau sesak napas berkepanjangan;
-
Munculnya rasa sakit tanpa sebab; dan
-
Perdarahan tidak normal.
Jika kamu
mengalami satu tanda atau gejala kanker yang disebutkan di atas, atau
memiliki pertanyaan apapun tentang gejala penyakit ini, sebaiknya segera
berbicara kepada dokter.
Baca Juga : Penyakit Jantung
5. Pengobatan Kanker
Pengobatan
pada kanker tergantung dari jenis dan stadium dari penyakit ini,
potensi efek samping, serta pilihan dan kesehatan umum dari pasien.
Secara umum, berikut ini pengobatan kanker yang paling umum:
2. Radioterapi, metode pengobatan kanker yang mengandalkan radiasi dengan menggunakan gelombang energi tinggi seperti, sinar-X, gama, proton, dan elektron untuk membunuh sel kanker. Walaupun radioterapi merupakan metode pengobatan kanker yang paling umum, tetapi terkadang terapi ini juga dipakai untuk mengobati pasien yang tidak terkena penyakit ini, seperti tumo dan gangguan pada kelenjar tiroid.
3. Terapi target, adalah metode terapi untuk mengobati kanker dengan menggunakan obat-obatan atau bahan kimia lain untuk mengidentifikasi dan menyerang sel kanker secara spesifik tanpa membunuh sel-sel normal. Terapi ini antara lain antibodi monoklonal, penghambat tirosin kinase, dan penghambat cyclin-dependent kinase.

Komentar
Posting Komentar